
H-6 Menuju BICGC 2026: Kenapa Guru BK dan Konselor Perlu Segera Amankan Kursi
Hitung Mundur Menuju Konferensi Internasional Bimbingan Konseling
Enam hari lagi menuju The 3rd Bandung International Conference of Guidance and Counseling (BICGC) 2026 yang digelar Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 22-23 Juli 2026. Bagi Guru BK, konselor sekolah, dosen, maupun mahasiswa BK, ini bukan sekadar seminar tahunan biasa — ini salah satu forum internasional bimbingan dan konseling terbesar yang hadir di Indonesia tahun ini.
Kenapa Sebaiknya Tidak Menunda Pendaftaran
Konferensi bertema "Advancing Guidance and Counseling for Sustainable Health and Quality Education: Global Perspectives and Local Wisdom" ini menghadirkan pembicara internasional seperti Prof. Dr. Ahmad Jazimin Jusoh dan Prof. Timothy Simms, Ph.D., berdampingan dengan Rektor dan Dekan FIP UPI. Forum sebesar ini biasanya menjaga kuota peserta agar diskusi tetap berkualitas — semakin dekat ke tanggal acara, semakin besar risiko kuota penuh lebih dulu.
Manfaat Nyata untuk Keseharian Profesi BK
Selain forum akademik bertaraf global, BICGC 2026 juga menyediakan sesi workshop yang dirancang aplikatif untuk kebutuhan konseling sehari-hari di sekolah — sejalan dengan misi Pandu Tumbuh untuk terus mengoptimalkan mutu layanan BK di lapangan, bukan sekadar menambah sertifikat di lemari arsip.
Segera Daftar Sebelum Kuota Penuh
Jangan sampai menyesal karena terlambat. Cek info lengkap pendaftaran dan workshop BICGC 2026 di: tumbuh.ndcendekia.id/bicgc
Suka artikel ini? Coba Pandu Tumbuh gratis untuk sekolah Anda.
Coba Pandu Tumbuh Gratis untuk Sekolah Anda →Dapatkan Update Terbaru
Berlangganan newsletter Pandu Tumbuh untuk mendapatkan tips bimbingan dan konseling dan pembaruan fitur.
Diskusi Artikel
Komentar baru ditinjau sebelum ditampilkan.
Belum ada komentar yang disetujui.
Silakan masuk untuk berkomentar.