Karir

Menyiapkan Portofolio Prestasi Sejak Sekolah Menengah

Admin Nirwasita Dharma Cendekia 18 Mei 2026 1 menit baca 0 kali dibaca

Mendokumentasikan Setiap Langkah Pertumbuhanmu

Banyak beasiswa kuliah, seleksi mahasiswa berprestasi, dan program magang kerja menuntut pelamar menyertakan dokumen portofolio prestasi. Sayangnya, banyak siswa kebingungan menyusun portofolio tersebut di akhir masa sekolah karena dokumen pendukungnya tercecer atau lupa mencatat kegiatan penting yang pernah diikuti.

Portofolio prestasi bukan sekadar tumpukan sertifikat juara lomba, melainkan rekam jejak pertumbuhan kompetensimu.

Langkah Menyusun Portofolio Digital Sederhana

  • Kumpulkan Sertifikat di Satu Folder: Setiap kali selesai mengikuti lomba, seminar, atau projek organisasi, langsung pindai (scan) sertifikat tersebut dan simpan di Google Drive khusus.
  • Tulis Jurnal Kegiatan: Catat peran aktifmu dalam setiap kepanitiaan atau organisasi. Tuliskan tantangan apa yang berhasil kamu hadapi dan apa kontribusi nyatamu.
  • Gunakan LinkedIn atau CV Kreatif: Mulailah menyusun profil LinkedIn-mu secara profesional untuk mencatat pencapaian akademikmu.

Dengan mendokumentasikannya secara berkala, kamu akan memiliki portofolio yang kaya dan siap pakai kapan saja!

Baca Juga

Bagikan Artikel Ini
Suka pembahasan ini? Ikuti kami:

Dapatkan infografis, modul BK, materi ice breaking, dan ringkasan regulasi pendidikan terbaru di media sosial resmi kami.

Suka artikel ini? Coba Pandu Tumbuh gratis untuk sekolah Anda.

Coba Pandu Tumbuh Gratis untuk Sekolah Anda →

Artikel ini kami tulis gratis untuk guru BK Indonesia.

Dapatkan Update Terbaru

Berlangganan newsletter Pandu Tumbuh untuk mendapatkan tips bimbingan dan konseling dan pembaruan fitur.

Diskusi Artikel

Komentar baru ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar yang disetujui.

Silakan masuk untuk berkomentar.